Tampilkan postingan dengan label LALU LINTAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LALU LINTAS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Maret 2011

PRINSIP BERKENDARA

          Jala-jalan sore naik motor sambil menikmati angin sepoi-sepoi, kok kayak di pantai yah? kalau gitu jalan-jalan sore naik motor sambil menikmati pemandangan, yang ini kayak di puncak. Yang penting jalan-jalan naik motor, sama temen menghilangkan rasa lelah sembari cari tempat tongkrongan buat minum es campur durian. 

           Mau pakai helm takut rambut rusak, soalnya udah rapi pake minyak rambut gaya spike, mendingan kayak saya botak hahaha jadi nyaman pakai helm walau udah 2 minggu gak keramas. Pakai pansus, celana pensil, kaos gaya mat solar jalan-jalan naik motor uhuiii. 

        lewat wuzzz.... mobil kenceng amat wooiiii... kalau nabrak saya langsung saya gebukin, kalau di tabrak masih bisa gebukin gak ya? 

           Jalan raya bisa berubah menjadi tempat yang mmembahayakan kalau seluruh pengendara yang ada di jalan ngotot memperjuangkan prinsipny masing-masing, meskipun ada lampu merah untuk mengatur kalau gak di taati yang hiasan doang. Ada kalanya kita nekat, betot gas sampe abis, tanpa pandang bulu salip semua yang ada di depan. Tapi ada kalanya kita mengalah karena ada orang yang juga nekat seperti kita. Nah proses nekat dan mengalah ini harus terjadi secara harmonis agar tetap aman.

           Prinsip saya sih boleh nabrak asal jangan di tabrak, secara saya udah pernah sekali nabrak vespa, maaf ya pak, hehehe kasihan tuh bapak. Kalau kita ditabrak kita hanya jadi korban kecelakaan alias nasib lagi gak mujur. Kalau bahasa bang napi "waspadalah..! waspadalah..!"

Jumat, 25 Maret 2011

KETIDAKDISIPLINAN LALU LINTAS

          Teringat akan sebuah pepatah dari senior saya " woooiiii... enggak ada lampu merah di medan". memang aneh terdengar tetapi sering sekali saya menyaksikannya. Terjebak di kemacetan lampu merah yang entah bagaimana penyebabnya, padahal traffic ligth normal tetapi terjadi kemacetan dari simpang Jl. setia budi dan Jl. Dr mansur, terasa sangat aneh. Ada pula yang klakson terus-menerus padahal sama2 kena macet, siapa yang di klakson.
     Traffic ligth berubah fungsi, dengan fungsi awal lampu merah berarti berhenti di belakang garis penyebrangan, lamu hijau berarti boleh jalan, lampu kuning artinya kurangi kecepatan untuk berhenti.
       Perubahan fungsi lampu merah berarti boleh terobos, lampu kuning berarti gas sekencang-kencanganya dan lampu hijau berarti hati-hati karena ada yang menerobos lampu merah adalah sebuah kemunduran cara berfikir masyarakat saya kira. Dari zaman pertama kali di himbau untuk pakai helm, hingga sekarang masih saja ada yang tidak mau menggunakan helm. Begitu juga dengan traffic ligth dari pertama dihimbau untuk mematuhi agar tertib dan lancar hingga sekarang masih ada yang sengaja melanggar.
          pola pikir yang sering tercetus lewat gurauan bahwa peraturan itu dibuat untuk dilanggar sepertinya telah mendarah daging. Bahkan teman kos-kosan saya saja sulit sekali menjaga kebersihan.
          Semoga bukan kita yang menjadi korban dari trafic jam ini.